Platycerium

Platycerium, atau juga bisa disebut staghorn fern, dan masyarat lokal juga masih memanggil dengan nama Kadaka adalah tanaman epifit yang menempel pada tanaman inang, cara hidup tanaman ini sungguh pintar yaitu hidup dari dedaunan yang jatuh dan membusuk di mahkotanya, jadi tanaman ini tidak bersifat parasit atau merusak tanaman inangnya.

Platycerium sendiri ada 18 species yang cukup dikenal, beberapa species mudah sekali ditemui, dan beberapa species sangat sulit di jumpai dan harganya bisa sangat mahal. Ada juga beberapa species yang hampir punah karena pembalakan liar, illegal logging, yang sangat merusak lingkungan.

Untuk perawatan beberapa platycerium sangatlah mudah, disini saya hanya merawat platycerium yang mudah dirawat. Penyiraman cukup 4 hari sekali, untuk media saya menggunakan pakis, ditambah akar kadaka. Untuk nutrisi saya menaruh humus atau dedaunan kering, sesekali menaruh potongan buah busuk ke mahkotanya. Untuk pemupukan, saya menggunakan pupuk slow release – dekastar.

Beberapa jenis platycerium yang saya punya:

1. Platycerium Coronarium

Platycerium Coronarium

Platycerium Coronarium

2. Platycerium Hilii

Platycerium Hilii

Platycerium Hilii

3. Platycerium Superbum.

Platycerium Superbum

Platycerium Superbum

4. Platycerium Bifocartum

Platycerium Bifocartum

Platycerium Bifocartum

Apabila ada yang berminat Platycerium – platycerium yang saya miliki adalah species yang mudah di rawat dan bukan species langka. Anda tinggal menempel di pohon anda atau di gantung di tembok rumah.

Untuk harga:

1. P. Coronarium dewasa per mata Rp. 30 ribu

2. P. Bifocartum dewasa per mata Rp. 35 ribu

3. P. Superbum kecil Rp. 150 ribu

4. P. Hilii sedang per mata Rp. 35 ribu

Terima Kasih